Selasa, 06 April 2010

Tidak Semua Paranormal adalah Peramal


Ketika menyebut paranormal sebagian asumsi kita yang fanatik anti paranormal tentu akan beranggapan negative. Walau sebagian lainnya juga ada yang menerima keberadaan paranormal. Asumsi negative tentang paranormal bisa didasari alasan agama dan budaya daerah, serta alasan lainnya.

Kami mohon maaf, jika kebetulan anda yang berasumsi negative tentang paranormal dan tanpa sengaja menemukan website ini. Sebagian anda (muslim) yang berasumsi negative mungkin lebih dominan dengan alasan dalil agama.

Dalam konsep Islam, ada banyak dalil yang melarang orang mendatangi ahli nujum, peramal, dan sejenisnya. Pertanyaanyanya, betulkah semua yang disebut paranormal itu adalah hanya ahli nujum atau peramal ?

Ahli Nujum (peramal), dan paranormal adalah 2 kalimat yang berbeda namun salah satu di antara keduanya boleh jadi dapat menjadi salah satu bagian dari bagian yang lainnya.

Tentang Ahli Nujum (peramal), kami tidak akan menulisnya saat ini. Dalam hal ini, kami hanya akan sedikit menulis tentang terminologi paranormal dari berbagai referensi.

Sebutan Paranormal
Istilah paranormal berasal dari bahasa asing yang terdiri dari 2 kosa kata yaitu para dan normal. Para artinya "di luar", dan normal artinya "normal". Arti singkatnya paranormal adalah di luar hal yang normal. Terjemahan bebasnya adalah, sesuatu yang berada di luar lingkup sains normal atau sedang di luar penjelasan ilmiah atau sesuatu yang sulit diterima oleh ilmiah. Bahasa awamnya yaitu di luar akal normal. Bahasa arabnya disebut Khoriqu lil `adat yaitu di luar kebiasaan adat istiadat. Dan banyak definisi sejenisnya. Silahkan buka Journal Parapsikologi dan wikipedia.

Jika mengambil pengertian dasar di atas, maka ketika ada sesuatu yang dianggap di luar akal sains normal (tidak mampu ditangkap oleh akal normal/awam/pengetahuan ilmiah/khoriqu lil Adat), maka sesuatu tersebut adalah fenomena paranormal.

Walaupun anda bukan peramal, tapi anda bisa terbang ke langit tanpa alat, maka anda disebut paranormal. Sebab kemampuan anda bisa terbang ke langit tanpa alat adalah di luar batas pengetahuan ilmiah (tidak normal). Dan sebaliknya, anda tidak bisa terbang ke langit tapi anda bisa meramal masa depan, maka anda juga akan disebut paranormal. Sebab meramal masa depan adalah sesuatu yang dianggap di luar pengetahuan ilmiah.

Contoh lain, walaupun anda bukan peramal, tapi jika saat ini anda bisa pergi sholat ke mekkah dan 30 menit kemudian sudah kembali di ruang kelas pengajian pesantren anda di Indonesia, maka fenomena ini adalah juga fenomena paranormal. Sebab kemampuan untuk bisa pulang pergi ke Mekkah-Indonesia dalam 30 menit dan apalagi tanpa alat adalah di luar pengetahuan ilmiah.

Contoh lainnya, adalah pengertian psikis, telekinesis, pengalaman mati suri, pengalaman gaib, pengalaman tarikat, dan banyak pengalaman spiritual lainnya yang bersifat personal (individu) adalah sebagian dari fenomena paranormal.

Penutupnya, tidak semua yang disebut paranormal adalah seorang ahli nujum (peramal), akan tetapi, seorang ahli nujum (peramal) adalah bagian dari fenomena paranormal. Kata kuncinya (The meta keyword) adalah para dan normal (di luar akal ilmiah anda).

Jika menggunakan bahasa kiasan: Tidak semua yang disebut guru adalah orang yang hanya mengajar matematika di kelas. Tapi orang yang mengajar matematika di kelas boleh disebut guru. Kata kuncinya adalah mengajar atau pengajaran. Kalau dia mengajar, maka dia adalah guru bagi orang yang diajarnya. Walaupun dia mengajarnya bukan di kelas dan bukan mengajarkan mata pelajaran matematika.

Kiasan yang lebih sulit
Anda mungkin mengenal seorang pejabat yang sangat baik dengan anda. Kemudian anda mengidolakan pejabat tersebut dan berkata : "PEJABAT ITU ADALAH ORANG BAIK" hingga kemudian orang lain berkata kepada anda:

Wahai Temanku: "Tidak semua ORANG yang bersifat baik itu hanya pejabat tersebut. Ada banyak ORANG lain yang bersifat baik" TAPI memang jika pejabat tersebut berbuat baik, maka DIA dalam kategori orang yang baik. kata kuncinya adalah perbuatan baik. ARTINYA: Ketika ada pejabat yang korupsi atau melakukan perbuatan tidak baik, maka DIA di luar kategori yang disebut orang baik. Tapi orang yang disebut baik bukan hanya pejabat tersebut, bisa saja tukang jual sayur, pedagang, tukang ojek, paranormal, ustaz, dan seterusnya.



Buat Tautan ke Postingan ini: Tidak Semua Paranormal adalah Peramal

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Tidak Semua Paranormal adalah Peramal