Senin, 28 Juni 2010

Mengenal Mata Batin Anda (Mata Hati)

Apakah anda menemukan postingan ini karena mencari panduan untuk membuka mata batin anda? Sebelum itu, silahkan baca lebih dahulu tentang ketajaman mata hati berikut ini.

Pada hakekatnya setiap orang mempunyai kemampuan mata batinnya sendiri. Hanya saja, setiap orang memiliki ketajaman mata batin yang berbeda-beda. Ada orang yang diberikan ketajaman mata batin yang sangat kuat, sebaliknya, ada orang yang mata batinnya ada tapi tidak bisa digunakannya alias tidak mampu difungsikan sebagaimana mestinya.

Mata batin yang kuat bagi seseorang bagaikan ia telah mempunyai antena satelit dunia yang mampu menangkap berbagai fenomena sinyal gelombang elektromaknetik alam semesta. Antena yang mampu menangkap berbagai rahasia ciptaan Allah. Bahkan ada ungkapan mengatakan: "Dunia ini bagi pengetahuan seorang waliyullah, adalah kecil". Andaikata boleh dikatakan, seakan tidak ada hal di dunia ini yang luput dari jangkauan sinyal ketajaman mata batin seorang waliyullah.


Sebagian pendapat mengatakan, kalau dasar mata batin setiap orang sebenarnya adalah qalbunya. Al-Ghozali menyebutnya dengan MATA HATI. Seperti kami tulis di atas, setiap orang mempunyai mata batin alias mata hati. Hanya saja, mungkin anda tidak pernah menyadari atau menggunakan ketajaman mata batin (mata hati) anda. Bahkan mungkin, mata hati anda telah berkarat dengan lapisan permukaan kehidupan dunia, sehingga sinyal mata batin anda tidak mampu menangkap gelombang rahasia hikmah dibalik lapisan permukaan dunia tersebut.

Mata batin bagi seorang murid spiritual, bagaikan sebuah mata pisau yang bisa saja menjadi tajam dan bisa saja menjadi tumpul. Tergantung sang murid dalam mengasah pisaunya. Jika anda tidak pernah mengasah sebuah pisau dan mencoba mengasah pisau, maka mata pisau bisa saja menjadi rusak dan cenderung tumpul, bukan menajam, walaupun ujung pisau tetap lancip karena dasarnya memang lancip. Mata batin andapun demikian juga, pada dasarnya adalah tajam, hanya anda yang membuatnya tumpul. Namun begitu, jika saja anda mempunyai keyakinan dan mau berusaha belajar dan terus belajar serta bersabar dalam pelajaran anda mengasah pisau mata batin anda, maka tentu anda akan semakin mahir dalam membuat mata pisau agar menjadi tajam bahkan lebih tajam dari pada silet.

Selain Qalbu, pendapat lain mengatakan bahwa mata batin anda adalah akal anda itu sendiri. Al-Quran mensinyalirnya deangan pertanyaan....."Afalaa tatafakkarun.....Apakah kamu tidak berfikir ?" atau "Afala ta`qilun....Apakah kamu tidak berakal?" dan seterusnya. Akal adalah mata anda untuk membaca alam. Jika anda tidak berakal, maka anda tidak akan mampu membaca rahasia alam dan tidak akan mampu menjalankan tugas sebagai khalifah di dunia ini. Kalau anda tidak berakal, maka anda tidak akan mampu membaca ayat "Iqra` Bismi Robbikallazi Kholaq....etc".

Bagi kami, Hati (al-Qalbu) dan akal (al-Aqlu) adalah 2 alat yang saling mendukung dan seharusnya tidak saling bertentangan. Karena ke-2nya adalah satu kesatuan ALAT mata batin manusia dan sudah seharusnya digunakan secara bersamaan untuk membaca "Iqro` bismirobbikallazi kholaq......etc". Keduanya juga sama-sama harus beriman kepada Allah. Bahkan keduanya hanya bisa menjadi mata batin (mata hati) jika diasah dengan iman. Kalau qalbu dan Akal anda sejalan dengan niat dan fikiran al-Qur`an, maka anda tentu mampu mengungkap rahasia al-qur`an. Tapi mampukah anda menyamakan qalbu dan akal anda dengan maksud dan fikiran wahyu al-Qur`an. Kebanyakan kita tidak mampu, bahkan tidak sedikit ulama masih terbawa nafsu ketika menggunakan akalnya dalam membaca al-Qur`an. Itulah MATA BATIN, ada yang tumpul ada yang tajam.

Silahkan renungkan, semoga bermanfaat. Artikel lainnya yang gratis anda baca:
Buat Tautan ke Postingan ini: Mengenal Mata Batin Anda (Mata Hati)

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Mengenal Mata Batin Anda (Mata Hati)