Kamis, 20 Juni 2013

Dialog Kematian: Ustadz dan Ahli Zikir (Jin & Malaikat Maut)

Dialog Tentang Kematian
Suatu hari seorang Ustadz Ahli Pengobatan Rukyah diundang oleh suatu keluarga untuk melakukan rawatan rukyah terhadap seorang anggota keluarga yang dianggap keluarganya sedang sakit atau kesurupan.

Ringkas cerita.
Setelah sampai di rumah keluarga tersebut, Ustadz tadi dipersilahkan masuk ke ruangan dan melihat kondisi anggota keluarga yg dianggap kesurupan tersebut.  Anggota keluarga yg dianggap sakit tersebut ternyata adalah seorang pria muda yang terlihat duduk sedang Asyik berzikir dengan melapadzkan kalimat: ALLAH ALLAH ALLAH.

Ustadz yang terkenal sebagai ahli rawatan rukyah ini pun mulai mendeteksi. Setelah membaca ayat-ayat Ruqyah, ia pun menggerakkan tangannya ke arah sang pria tadi untuk meradar dengan telapak tangannya (mendeteksi dengan kepekaan tangannya). Periksa sana periksa sini dari bagian kepala punggung, kaki, dst.

Sementara itu, Si PRIA tadi seakan tidak peduli atau mungkin ia tidak menyadari. Ia hanyalah tetap duduk sambil terus berzikir: ALLAH-ALLAH-ALLAH.

Setelanjutnya, setelah merasa cukup melakukan pendeteksian. Kemudian sang ustadz berkata kepada sang pria yang selanjutnya menjadi dialog seperti berikut ini:

USTADz:
Hai Nanti Kamu Matinya Sulit Loh, sebab kamu ada Khodam JIN NYA? Kata Sang Ustadz sambil menggerakkan tangannya Kepada Pria Yg Sedang Asyik Zikir Tarikat. (Rupanya ustadz ini terus berusaha mendeteksi pria tersebut dengan KEPEKAAN GETARAN tangannya).

PRIA AHLI ZIKIR:
Sambil tetap zikir: Allah Allah Allah, pria tersebut tidak menjawab teguran ustadz tadi. Rupanya pria ini sedang khusuk dalam zikirnya sehingga seakan tidak lagi memperhatikan siapa saja orang di sekitarnya.

USTADz:
Hai, Zikir Kamu Membawa Khodam JIN. Sadarlah. (Kata Sang Ustadz dengan nada sedikit lebih keras dari sebelumnya)


PRIA AHLI ZIKIR: (Tiba-tiba pria ini berkata)
ALLAH AKBAR Subhanallah, Kenapa Kamu Memfitnah kaum JIN? APA Salah mereka? Di antara Mereka Juga ada yang Beriman Kepada ALLAH? Kamu juga telah memfitnah saya.  Wahai saudaraku..Ingatlah peringatan Allah....Sesungguhnya FITNAH ITU LEBIH KEJAM DARI PADA PEMBUHUNAN.
(Setelah berkata Pria tadi kembali melafazkan: Allah Allah Allah)

USTADZ:
Tidak boleh menyembah JIN? Hanya Allah yg Boleh Disembah.

PRIA AHLI ZIKIR:
Apakah Kau Melihat AKU menyembah JIN? Apakah Kau Bisa Melihat JIN? Apakah dengan berdasarkan GETARAN TANGAN-mu itu saja lantas kamu boleh mengatakan seseorang telah menyembah jin. Jika kau cuma menebak saja, maka kau bisa disebut sebagai Peramal dan Tukang Fitnah! Allah Allah Allah Astaghfirullah...

USTADZ:
(Sang Ustazd KAGET dan terkejut. Iapun turut membaca) ....Astaghfirullah..........

PRIA AHLI ZIKIR:
Ketahuilah Saudaraku! Janganlah engkau menebak tentang seseorang, jika kau tidak tahu tentang orang tersebut.
Ketahuilah Saudaraku! Biarpun ada seribu atau bahkan seluruh Jin di dunia ini Menjagamu, Jika Sudah Waktunya AJALMU, maka Malaikat Maut pun Tetap akan Sanggup Mencabut Nyawamu, Termasuk Juga mencabut NYAWA SELURUH JIN Di Samping Mu..

Source: Mati Tidak Dipercepat Tidak Juga Diperlambat
Buat Tautan ke Postingan ini: Dialog Kematian: Ustadz dan Ahli Zikir (Jin & Malaikat Maut)

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Dialog Kematian: Ustadz dan Ahli Zikir (Jin & Malaikat Maut)