Sabtu, 27 Maret 2010

Manusia Dapat Mengetahui Gaib


Ketika menyebut gaib, maka sebagian persepsi kita mungkin akan mengarah kepada sesuatu yang disebut dengan makhluk halus, setan, hantu, benda gaib, tuyul, khodam, ilmu gaib, santet, pemburu hantu (ghostbuster) dan sejenisnya.

Pertanyaannya kemudian, Mungkinkah manusia selain Nabi (Rasul) dapat mengetahui hal gaib di dunia ini ?

Sebelum anda membaca lebih jauh apa yang kami tulis di dalam artikel ini, maka ada baiknya kalau lebih dahulu anda mempersamakan persepsi anda dengan kami tentang kata gaib itu sendiri.

Jika yang anda maksudkan dengan gaib adalah melihat KEGAIBAN Wujud dan zat ALLAH, maka anda terpaksa harus mendalami lebih dahulu surah al-Jin. Mengenai dapat melihat kegaiban wujud dan zat Allah di akherat (di surga) saja masih terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama. Apalagi jika yang dimaksud dengan melihat kegaiban wujud dan zat Allah di dunia. Tentang ini, belum dapat kami sampaikan secara umum.

Lantas, mungkinkah manusia selain nabi dan rasul dapat melihat hal yang dinyatakan gaib (Selain wujud dan zat Allah) seperti melihat makhluk halus, jin, ruhaniyyah, dan sebagainya di dunia ini?

Jawaban dari sebagian orang awam adalah "Tidak mungkin dan tidak bisa" dengan mencoba mengambil dalil dari salah satu ayat dalam surah al-Jin. Orang awam ini menjawab sambil menutup mata dalam membaca ayat dari surah al-JIN ini dan menafikan ayat-ayat Allah (Tanda-tanda kekuasaan Allah lainnya). Menafikan tanda kekuasan Allah pada sebagian anak kecil, sebagian wanita, orang-orang tertentu, dan orang-orang yang diberi ilmu untuk dapat melihat dan mengetahui hal gaib seperti jin, ruh, dan sejenisnya. Orang awam ini juga mencoba menghilangkan salah satu ajaran dalam kualitas iman tertinggi (Rukun iman) yang disampaikan dalam permulaan surah al-Baqoroh setelah surah al-fatehah dalam al-Qur`an. Sebelum membaca surah al-Jin ada baiknya, untuk orang awam memperdalam lebih dahulu surah pembukaan al-Quran (Al-fatehah dan al-Baqarah). Agar anda dapat memahami dan tidak menafikan ayat-ayat Allah lainnya.

Bagi mereka yang diperlihatkan tanda kekuasan Allah, hal gaib tidaklah menjadi gaib bagi mata dan hati mereka. Sebaliknya, bagi anda yang belum dapat mengetahui tanda kekuasaan Allah, hal gaib akan tetap menjadi gaib bagi mata dan hati anda dan sulit untuk ditangkap indra anda. Artinya, sesuatu mungkin akan menjadi gaib menurut anda, namun tidak gaib bagi sebagian orang lainnya. Contoh: isi perut anda adalah gaib menurut anda, namun tidak gaib bagi seorang dokter dengan peralatannya. Virus penyakit adalah makhluk halus yang wujudnya gaib dan tidak terlihat oleh mata kasar anda. Namun tidaklah gaib dalam pandangan mata kasar dokter dengan tehnologinya. Jin adalah makhluk halus yang wujudnya juga gaib dan tidak terlihat oleh mata kasar anda, namun tidaklah menjadi gaib dalam pandangan mata kasar orang yang memiliki tehnologi ilmu batin. (Istilah spiritualnya disebut kemampuan mata batin atau indra ke-enam). Dan seterusnya.

Sampai di sini tentu anda mulai faham bahwa sesuatu yang menurut anda gaib, belum tentu gaib menurut pandangan orang lain. Sehingga jika anda tidak mengetahui hal gaib, maka tidak perlu menutup mata dan menafikan keberadaan orang lain yang memiliki kemampuan mata batin dan tehnologi canggih untuk mengetahui dan melihat hal gaib.

Pengertian sederhananya, GAIB nya makhluk adalah sesuatu yang tidak terlihat oleh mata kasar atau yang tidak tertangkap oleh seluruh indra zahir anda. Mafhum Mukholafah-nya (Pengertian sebaliknya), jika sesuatu yang dianggap gaib itu dapat dilihat oleh seseorang, maka sesuatu yang dianggap gaib tersebut bukanlah gaib bagi orang tersebut. Interpretasi Mafhum Mukholafah-nya adalah ada orang yang tidak dapat melihat kegaiban makhluk makhlus, namun ada juga orang yang dapat melihat sesuatu yang dianggap gaib atau makhluk halus oleh sebagian orang lainnya.

Percaya ataupun tidak, keberadaan alam gaib di sekitar kita merupakan fenomena alam yang yang tidak semua orang dapat mengetahuinya. Jika ada orang yang tidak mempercayainya, maka mungkin orang tersebut adalah salah satu di antara sekian banyak orang yang tidak dapat mengetahui rahasia keberadaan alam gaib.

Sama seperti isi perut anda yang kami contohkan di atas, maka bahkan anda sendiri tidak dapat mengetahui apa yang terjadi di dalam isi perut anda kecuali hanya cerita dari dokter saja, padahal isi perut anda sangat dekat dengan tubuh anda bahkan merupakan bagian dari tubuh anda. Demikian pula halnya dengan keberadaan alam gaib di sekitar anda yang menjadi bagian dari alam dunia.


Buat Tautan ke Postingan ini: Manusia Dapat Mengetahui Gaib

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Manusia Dapat Mengetahui Gaib