Minggu, 17 April 2011

Larangan Putus Asa dari Rahmat Allah dan Aksi Bunuh Diri

Larangan Putus Asa Dari Rahmat Allah
Banyak orang yang mengira telah mendapatkan ujian dari Allah, padahal sesungguhnya Ia telah mendapatkan azab dari Allah karena dosa-dosanya. Cobalah teliti, kenapa anda mendapatkan problem berat saat ini? Punya banyak hutang di sana sini, usaha bangkrut, tanaman rusak karena wabah hama ulat bulu, dan lainnya. Mungkin banyak dosa yang telah anda lakukan tanpa anda sadari, maka perbanyaklah istighfar! Agar anda dibebaskan dari problem berat anda.

ayat larangan putus asa dari rahmat Allah dan bunuh diriDan banyak orang yang mendapatkan ujian dari Allah, tapi ia telah berputus asa dari rahmat Allah. Diuji dengan bisnis yang gagal, dicoba dengan penyakit gatal-gatal, dan seterusnya. Cobalah belajar untuk bersabar dari semua cobaan ujian yang sedang diberikan Allah. Semoga anda mendapatkan rahmat yang luar biasa nikmatnya dari Allah.

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً ...
"Maka Sesungguhkan bersamaan atau setelah kesulitan itu, ada kemudahan dari Allah".

Ketahuilah, Jika Allah telah memberikan anda suatu kemudahan urusan dunia dan akherat, maka itulah kenikmatan luar biasa yang tidak dapat anda beli dengan uang. Maka bersyukurlah atas segala nikmat kemudahan tersebut.

Pada ayat lainnya di surah Al-Angkabut ayat 2-3, Allah menegaskan kepada setiap hambanya "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia (Allah) mengetahui orang-orang yang dusta.”

Kenapa anda harus berputus asa dari rahmat Allah, padahal Allah menjanjikan anda suatu pahala dan kemudahan. Ingatlah ! Janganlah karena sifat putus asa anda, menjadikan diri anda dianggap "Kafir" menurut al-Qur`an, sebagaimana dikisahkan dalam al-Qur`an tentang pesan Nabi Yakub as kepada anak-anaknya tak kala hendak berangkat ke Mesir untuk mencari Nabi Yusuf as yang saat itu belum diangkat sebagai Nabi: "Janganlah Kamu berputus asa dari rahmat Allah, karena sesungguhnya, tiadalah orang yang berputus asa dari rahmat Allah, melainkan orang tersebut termasuk kaum yang kafir" (Surah Yusuf: ayat 97)

Larangan Melakukan Aksi Bunuh Diri
Sebab tidak kuat menerima ujian dari Allah. Sebab tidak mau bertobat karena mendapat azab dari Allah, maka pada posisi lemah tersebut, setan dan sekutunya akan sangat mudah menggoda anda untuk selalu berputus asa dari Rahmat Allah.

Anda akan digoda agar tidak bersyukur. Anda akan digoda untuk tidak mau bertobat. Anda akan digoda untuk prustasi hingga melakukan aksi bunuh diri, mencuri, membunuh orang tak bersalah, melakukan bom bunuh diri, melakukan segala cara yang dilarang agama, dan seterusnya .

Itulah barangkali hikmah, kenapa Allah melarang hambanya agar jangan berputus asa dari Rahmat Allah. Selain itu, Islam juga melarang hambanya untuk berprasangka buruk terhadapa Allah dan melakukan aksi bunuh diri.

Surat An-Nisa ayat 29 melarang bunuh diri, karena Tuhan adalah Maha Penyayang kepada makhluknya. Dalam surat Al-An'am ayat 151 dan surat Al-Isra' ayat 31, Allah melarang keras membunuh anak-anak karena takut kemiskinan dan kemelaratan.

Menurut sebuah riwayat dari Anas bin Malik, suatu hari Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, ''Janganlah salah satu dari kamu meminta mati karena kesulitan hidup yang menimpanya. Jika memang sangat perlu dia berbuat demikian, maka ucapkan doa sebagai berikut, 'Ya Allah, panjangkanlah umurku kalau memang hidup adalah lebih baik bagiku, dan matikanlah aku manakala memang kematian lebih baik bagiku'.'' (HR Bukhari-Muslim).

Maha suci Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang kepada seluruh hambanya. Ada juga orang yang melakukan aksi bunuh diri karena alasan ingin berjumpa dengan Allah.

Dijawab oleh Allah dalam surah al Kahfi: 110,
“Maka barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, lakukanlah amal salih dan janganlah mempersekutukan sesuatu apapun dalam beribadah kepada Rabbnya.”

Salah satu di antara sekian banyak contoh amal sholeh yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw adalah tidak berputus asa dari rahmat Allah, tidak melakukan aksi bunuh diri. Dan bagi mereka yang beriman dan mau beramal sholeh, maka berikut ini adalah janji Allah untuk mereka:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal salih bagi mereka itu surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Itulah keberuntungan yang sangat besar…” (QS. al-Buruj: 11).

Penutup
Mungkin anda putus asa dan membenci keadaan anda saat ini, membenci orang lain yang lebih berhasil dari pada anda, membenci Allah bahkan menghujat Allah, dan seterusnya.

Dalam surah Al-Baqarah ayat 216 ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Info Lainnya:
Putus Asa Para Teroris Dengan Aksi Bom Bunuh Diri

Bom Biadab- 30 Korban Pelaku Bom Bunuh Diri di Cirebon
Bersabar Dengan Fenomena Serangan Ulat Bulu
Buat Tautan ke Postingan ini: Larangan Putus Asa dari Rahmat Allah dan Aksi Bunuh Diri

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Larangan Putus Asa dari Rahmat Allah dan Aksi Bunuh Diri