Kamis, 18 Agustus 2011

Mudik Lebaran Semangat Hari Raya Idul Fitri- Arti Syawal

Semangat Idul Fitri- Mudik Lebaran Rame-Rame?
Bukan sekedar budaya tapi juga sudah menjadi bagian dari sebuah peradaban kaum muslimin di Indonesia dan negara asia lainnya, dan sudah menjadi gaya hidup modern orang-orang Islam yang tinggal di daerah perkotaan namun berasal dari daerah lain atau mempunyai sanak famili di kampung halaman, Yaitu: Mudik Lebaran Rame-Rame sebagai Semangat Menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Sehubungan dengan acara mudik lebaran, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan: di antaranya adalah apa Niat atau tujuan mudik lebaran anda: (Tujuan pamer dan poya-poya atau silaturahim mengunjungi orang tua atau kerabat terdekat anda). Tentang bagaimana anda harus memasang niat (berniat), silahkan baca di Amal Anda Tergantung Niat Anda.

photo gambar mudik lebaran hari raya idul fitriArti Syawal- Kelanjutan Ramadhan
Ketika memasuki bulan syawal (tanggal 1 Syawal), maka sebagian besar umat Islam di Indonesia dan Asia, tampak bergembira dengan semangat idul fitri. Bergembira dengan banyak pengertian: senang karena terbebas dari kewajiban puasa, gembira karena kembali bisa menikmati berbagai huburan, dan lain sebagainya. Sebagian kecil lainnya, bersedih karena kembali harus berpisah dengan keindahan dan semangat ibadah ramadhan.

Jadi bagaimana sebenarnya sikap terbaik yang harus dilakukan ketika memasuki Idul Fitri 1 Syawal?
Jika pada artikel sebelumnya dijelaskan bahwa makna ramadhan adalah pembakaran dosa merebut gelar takwa (baca: Keutamaan Bulan Suci Ramadhan), maka makna syawal adalah peningkatan. Yaitu peningkatan gelar ketakwaannya. Peningkatan amal ibadahnya. Peningkatan kekhusukan iman dalam berzikir mengingat Allah dan kekhusukan akalnya ketika harus berpikir tentang apa-apa yang telah diciptakan Allah dan dosa-dosa yang telah dilakukannya (baca: Puasa Ramadhan Bersihkan Jasmani dan Ruhani).

Sehubungan dengan makna syawal, maka sikap terbaik adalah bergembira dengan rasa syukur untuk menuju level lanjutan ramadhan dalam rangka meningkatkan ketakwaan diri dalam membesarkan Allah- mengangungkan Allah sebagaimana yang dinasehatkan dalam sambutan Idul Fitri: Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Laa Ilaha-illallah Wallahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil-Hamd. Itulah: Takbir, Tahlil, dan Tahmid yang menggema di masjid-masjid, mushollah, lapangan-lapangan, dan sebagainya.

Sikap terbaik adalah bersedihlah, jika anda merasa ramadhan anda telah gagal, maka anda masih diberikan kesempatan di bulan Syawal untuk memperbaiki diri dalam takwa. Takwa dalam bershodaqah, infaq, dan zakat. Bertakwa dalam mengabdikan diri dan membesarkan Allah.

Penutup
Semangat Idul Fitri adalah semangat bulan syawal. Semangat syawal adalah semangat Takbir, Tahlil, dan tahmid. Itulah semangat ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wata`ala.

Selanjutnya: artikel ini sebagai artikel salam sambutan Hari Raya Idul Fitri dari Tim guru pembimbing di Majlisasmanabawi kepada seluruh murid/siswa YMAN khususnya yang muslim di mana saja berada baik di Indonesia maupun Luar negeri. Sekaligus sebagai bahan tambahan pengetahuan dasar bagi siapa saja yang meluangkan waktu mengunjungi situs majlisasmanabawi.net ini.

Selamat hari raya Idul Fitri. Bagi yang melakukan perjalan mudik lebaran, berhati-hati dan selalu berlindung kepada Allah dan tawakkal adalah hal yang terbaik bagi anda selama di dalam perjalanan mudik.
Buat Tautan ke Postingan ini: Mudik Lebaran Semangat Hari Raya Idul Fitri- Arti Syawal

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Mudik Lebaran Semangat Hari Raya Idul Fitri- Arti Syawal