Senin, 15 Agustus 2011

Nazaruddin vs KPK dan Polisi, Siapa Yang Menang?

Menyikapi Nazaruddin Pulang Ke Indonesia Jilid 2
Kisah Nazaruddin ternyata semakin seru. Jika pada jilid 1, perumpamaan seperti di film-film buronan, Nazaruddin menghilang entah kemana bagaikan ditelan bumi sehingga menimbulkan berbagai dugaan bahkan seakan-akan menghilang telah menggunakan ilmu panglimunan dan ilmu malih rupa menyerupai Syarifudin.

gambar Nazaruddin di Periksa KPKMaka pada episode ke-2 ini, cerita Nazaruddin ternyata semakin seru. Pertempuran siapa yang benar dan siapa yang salah antara Tim Nazaruddin lawan KPK dan Polisi, menjadi tema sentral yang diberitakan di berbagai media tv (TVone dan Metrotv).

Sebut saja misalnya, OC. Kaligis, tim pengacara Nazaruddin yang melakukan serangan dengan menyalahkan KPK telah melanggar KUHP dalam proses pemeriksaan Nazaruddin, dan sebaliknya, KPK dan polisi bertahan sekaligus menyerang balik dengan berbagai manuper politik hukumnya. Kalau sudah begini, maka pertanyaanya, Siapa yang akan menang antara Nazaruddin vs KPK dan Polisi.

Subhanallah, luar biasa...
Dalam kesempatan ini, saya tidak akan menerawang tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun jika disuruh menerawang, maka saya tetap yakin, jika yang menang adalah yang hak.

Demikian pula halnya saya tidak akan mengatakan siapa yang benar dan siapa yang salah dalam perseteruan antara tim Nazaruddin melawan KPK dan aparat. Namun jika disuruh mengatakan, maka saya akan katakan jika yang akan kalah adalah yang batil.

Hak dan Bathil, itulah misi sebenarnya yang akan disampaikan dalam posting ini, untuk mengingatkan anda pada surah al-Baqarah ayat 42 ketika Allah mengingatkan kaum Yahudi Bani Israil dengan larangan:

وَلاَ تَلْبِسُواْ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُواْ الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

[Dan janganlah kalian memakaikan (pakaian) yang hak kepada yang bathil sementara kalian sembunyikan yang hak itu, padahal kalian mengetahui. al-Baqarah ayat 42]
[Terjemahan English-Nya: And do not mix up the truth with the falsehood, nor hide the truth while you know (it)

Sebagai Catatan Tambahan: Kata atau kalimat لاَ تَلْبِسُواْ diterjemahkan juga dengan men campur adukkan (menyatukan).

Ayat di atas, jika dihubungkan dengan kasus peradilan Nazaruddin, maka semua pihak akan serupa dengan sifat Bani Israil yang tidak beriman, jika semuanya menyembunyikan kebenaran.

Jika Nazaruddin korupsi secara berjama`ah dan tidak mau menunjukkan kebenarannya, Maka Nazaruddin seperti bani Israil yang mendapatkan peringatan surat al-Baqarah di atas. Begitu juga sebaliknya, jika tim KPK dan polisi berusaha menutupi kebenaran dengan cara menghilangkan bukti dan mengintimidasi Nazaruddin, maka KPK dan Polisi adalah Bani Israil yang mendapatkan peringatan al-Qur`an. Nauzubillah.

Jika cerita Nazaruddin adalah seru, maka akan lebih seru kisah penyiksaan Allah di neraka bagi mereka melanggar perinta Allah. Singkat semoga bermanfaat.

Baca Menyikapi Kasus Korupsi Nazaruddin Jilid I
Buat Tautan ke Postingan ini: Nazaruddin vs KPK dan Polisi, Siapa Yang Menang?

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Nazaruddin vs KPK dan Polisi, Siapa Yang Menang?