Senin, 16 Desember 2013

Dari Sakti Menjadi Salman Al-Jugjawy

Kisah tentang Sakti berikut ini, tidaklah berhubungan dengan kesaktian seseorang walau mungkin saja kisah ini dapat menunjukkan bagaimana kesaktian Allah dalam merubah cara hidup seseorang dari ia tidak mengenal Allah, kemudian berubah ia menjadi orang yang berusaha untuk selalu dekat dengan Allah.


foto-foto sakti sheila on 7
Kisah Sakti berikut ini adalah tentang perjalanan hidup salah seorang artis Indonesia yang bernama Sakti Ari Seno (pria kelahiran 14 Juni 1980) yang berprofesi seorang gitaris group band Sheila on 7, dan memutuskan untuk hengkang dari group tersebut dan merubah profesinya menjadi Pendakwah Islam. (Bagi para penggemar Sheila on 7, mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Sakti ini).

Apa Yang Menyebabkan Sakti Berubah?
Menurut interview Sakti di beberapa stasiun televisi lokal Indonesia, hal mendasar yang membuat Sakti berobah dan ingin bertobat adalah Jalan KEMATIANDiawali  ketika ia membaca sebuah buku yang berjudul  "Menjemput Sakaratul Maut" yang ia beli di Bandara Soekarno-Hatta ketika ia dan rekannya Eross mewakili group band Sheila on 7 hendak berangkat ke Malaysia untuk menerima penghargaan atas album mereka yang dinilai terbaik.  Setelah membaca buku itu, diceritakan jika SAKTI jadi takut mati. 

Selanjutnya, Sakti semakin sering dan suka membaca buku-buku yang bertemakan tentang ajaran Islam dan membuatnya ingin lebih bertobat dan ingin lebih dekat dengan Allah.  Ia bahkan mengikuti berbagai pengajian Islam dari para ustadz, dan terakhir, sakti mengikuti pendidikan agama Islam melalui Jamaah Tabligh Indonesia hingga saat ini.

Sakti Mengikuti Khuruj Jamaah Tabligh
Di antara training pendidikan Islam yang harus diikuti oleh Sakti di Jamaah Tabligh adalah melakukan khuruj (keluar berdakwah) mulai dari yang 3 hari, 40 hari di lokasi terdekat hingga yang terjauh di luar negeri, yaitu di Pakistan.

Sepulang dari Pakistan, Sakti semakin kuat dan yakin dengan Islam, bahkan ia sudah tidak ragu lagi menunjukkan simbol-simbol keislaman yang umumnya sanggup dilakukan oleh Umat Islam di timur tengah seperti penampilan wajah dengan jenggot panjang, baju panjang langsung ke bawah di atas lutut (ghamis), peci, dan lainnya. Penampilan yang berbeda 180 derajat ketika sakti masih menjadi seorang artis gitaris Sheila on 7 dengan menggunakan celana jins ketat, dll. Tidak saja, merubah penampilannya, tapi sakti juga merubah namanya menjadi Salman Al-Jugjawy (nama pemberian kiainya) yang diartikan sebagai: Salman artinya selamat, Jugjawy artinya dari Jogja. Jadi artinya Salman dari Jogja.

Kegiatan Sakti Saat ini
Selain tetap menimba ilmu di Jamaah Tabligh, Sakti juga kerap dipanggil untuk mengisi pengajian dan berbagi ilmu dan pengalaman batin kepada umat Islam lainnnya.

Di salah satu siaran televisi, ketika Suami Miftahul Jannah ini diwawancara, ia sempat mengatakan: Ketika menjadi artis, ia sulit menemukan  jodoh (pasangan hidupnya) yang tepat, dan setelah betul-betul menjalani Islam, dengan mudah ia menemukan jodohnya.

Hikmah dan Hidayah
Kisah perjalanan hidup Sakti di atas, adalah sebagian kecil dari tanda-tanda kekuasaan Allah bagi mereka orang-orang yang beriman, yang akan selalu bergetar hatinya ketika mendengar ayat-ayat Allah dibacakan. Bagi mereka yang mau menerima hidayah (Petunjuk) Allah. Baik hidayah kesadaran yang datang secara langsung di dalam hati, maupun hidayah yang datang mengiringi sebuah nasehat dari orang lain,  ataupun hidayah yang datang mengiringi berbagai musibah yang mereka alami, ataupun hidayah yang datang mengiringi dengan berbagai kesenangan hidup sementara yang sedang mereka nikmati.
Buat Tautan ke Postingan ini: Dari Sakti Menjadi Salman Al-Jugjawy

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Dari Sakti Menjadi Salman Al-Jugjawy