Rabu, 22 Agustus 2018

Belajar Dari Kisah Ismail dan Ibrohim Tentang Qurban

Wahai Anakkku (Ya  Bunayya- يَا بُنَيَّ), begitulah perkataaan yang sangat halus dalam kalimat yang digunakan Nabiyullah Ibrohim Alahissalam, ketika berbicara kepada Anaknya yang bernama Ismail Alaihissalam.

Hari Raya Idul Adha Qurban Sapi Kisah Ibrahim Ismail

Selanjutnya kata Nabiyullah Ibrohim: Sesungguhnya aku (ayahmu) telah melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu (إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ), maka pikirkanlah dan bagaimana pendapatmu? (فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى).

Beginilah jawaban Nabiyullah Ismail dengan sangat halus dan sopan kepada Ayahnya, Nabiyullah Ibrohim: Wahai ayahku, ( يَا أَبَتِ) Kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu (افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ). Kemudian lanjut Ismail tanpa ragu sedikitpun: Insya Allah Engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar (سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ)



Kisah Tentang Ibrohim dan Ismail ini diabadikan dalam al-Quran melalui surah Ash-Shaaffaat: 99-111, ayatnya sebagaimana berikut ini:

وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّي سَيَهْدِينِ (99) رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ (100) فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ (101) فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ (102) فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ (103) وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (104) قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (105) إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ (106) وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (107) وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ (108) سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109) كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (110) إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ (111)

Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Wahai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” Ia menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipisnya, (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” (QS. Ash-Shaaffaat: 99-111)
Selamat Hari Raya Idul Adha 1439 H
Hari Raya Qurban
Semoga Kita Semua Semakin Dekat Kepada Keridoan Allah, Amin

Hikmah Lainnya:
Engkau akan Mendapatiku, Menemukanku, Melihatku, Termasuk Di antara orang-orang yang Sabar:

  • Mampu bersabar dalam setiap keadaan paling sulit bagaimanapun
  • Mampu bersabar dalam memahami berbagai perkara pelik (rumit) 
  • Mampu bersabar mengendalikan Emosional dan Spiritualitas
  • Mampu bersabar menjalankan perintaah Allah
  • Mampu bersabar sesuai yang diinginkan Allah
Kesabaran
Buat Tautan ke Postingan ini: Belajar Dari Kisah Ismail dan Ibrohim Tentang Qurban

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

G+

Komentar Pesbuker: Belajar Dari Kisah Ismail dan Ibrohim Tentang Qurban