Kamis, 07 Februari 2019

Tak Kala Ulama pun Sudah Berani Kau Hina

Maka berikutnya, mungkin keberanianmu pun akan meningkat dengan menghina para sahabat nabi, dan selanjutnya kau mungkin akan semakin berani yang pada akhirnya Nabi-mu pun akan kau hina, dimulai dari menghina hadist-hadist nabi, cara hidup, ajarannya, dll.

Memang ada orang yang diulamakan (dianggap sebagai ulama) oleh orang-orang sekitarnya, namun juga ada orang yang betul-betul memiliki ciri-ciri sebagai orang alim (Ulama). Orang yang dideskripsikan oleh al-Qur`an, tidak saja memiliki ilmu pengetahuan yang luas, tapi juga beriman dan bertakwa serta takut kepada Allah. Orang yang seperti ini menurut berita dari Rasulullah adalah pewaris ajarannya Nabi.

Baca Juga:

Jangankan menghina Ulama (para pewaris Nabi), pada hakekatnya menghina orang lain itu juga termasuk perbuatan tidak terpuji. Bahkan mungkin juga orang yang suka menghina-hina orang lain itu telah dihinggapi oleh penyakit batin yang mengarah ke penyakit zahir yaitu, kesombongan diri.



Diberitakan oleh beberapa orang bahwa Ibn al-Mubarak berkata:
Siapapun yang menghina Ulama, maka telah hilanglah akhiratnya. siapa pun yang menghina pemerintah, maka telah hilanglah dunianya. Siapapun yang menghina saudara-saudaranya, maka telah hilanglah kemuliannya.
Buat Tautan ke Postingan ini: Tak Kala Ulama pun Sudah Berani Kau Hina

Animasi Button Majlisasmanabawi: animasi majlisasmanabawi copy paste di sidebar situs anda

Share Ke Sosmed Anda:

Komentar Pesbuker: Tak Kala Ulama pun Sudah Berani Kau Hina